Wednesday, September 8, 2010

Prinsip Kerja TURBIN GAS GENERATOR



PLTG adalah Pembangkit Listrik Tenaga Gas yang berfungsi merubah energy gas menjadi energy listrik. Secara prinsipnya turbin gas berfungsi merubah masukan berupa bahan bakar gas alam dan udara menjadi keluaran berupa moment putar pada porosnya dan gas buang yang bersuhu tinggi. Udara masuk ke kompresor dengan terlebih dahulu di lewatkan pada filter,
kemudian dimampatkan/masukan dengan tekanan tinggi sehingga temperaturnya naik.

Turbin Generator

    Udara dengan temperature tinggi dan tekanan tinggi ini kemudian di alirkan ke ruang bakar (combustion chamber) untuk dicampur dengan bahan bakar. Pembakaran terjadi karena ada bahan bakar pada ruang yg bertekanan dan bertemperatur tinggi.
    Persiapan untuk start turbin mengikuti intruksi manual operasi. Pengecekan di lakukan dengan mereset safety system enunciator yang menunjukan apakah turbin gas generator dapat di start. Pada saat start turbin gas dibantu dengan turbin pembantu dengan penggerak gas alam yang bertekanan lebih kurang 27 kg/cm2 Gas alam dialirkan ke turbin pembantu sehingga turbin berputar dan gas alam sisa dibuang ke atmosfir.
    Antara turbin utama dan turbin pembantu di hubungkan ke coupling yang bekerja berdasarkan putaran lebih yg akan melepas secara otomatis. Sebelum start, coupling telah terhubung pada kedua poros turbin tersebut secara hidrolik. Bersamaan dengan berputarnya turbin pembantu terjadilah penghisapan udara oleh kompresor. Kompresor dan turbin utama turut berputar karena seporos. Jika putaran telah mencapai 20 % dari rating, maka bahan bakar gas akan masuk keruang bakar sehingga terjadi pembakaran gas alam yang bercampur udara dari kompresor. Agar Tekanan bertambah tinggi, maka gas ala mini di alirkan ke turbin utama melalui nozzle.
    Beberapa menit kemudian terjadi percepatan putaran turbin dan jika telah mencapai 60 % dari rating putaran turbin, maka turbin pembantu akan melepas secara otomatis. Turbin utama akan berputar hingga 100 % maka turbin siap untuk di bebani.
    Putaran normal turbin sebesar 5100 rpm di konversikan ke 3000 rpm dengan menggunakan roda gigi, poros turbin di hubungkan dengan poros generator yang mempunyai putaran 3000 rpm. Generator berputar sehingga menghasilkan energi listrik yang siapkan di distribusikan kemasing-masing beban.

No comments: